IPPM PANGKEP DALAM DIMENSI TANYA

Posted by aRAZAKy | Posted in

Inilah pertanyaan yang muncul di benakku sekarang:
1. Apa yang terjadi dengan IPPM sekarang?
2. Mengapa IPPM Pangkep sepertinya mengalami degradasi gerakan?
3. Bagaimana model paradigma IPPM sekarang sehingga terjadi kesunyian dalam setiap
gerakannya?
4. Dimana gerakan yang dulunya mampu membumingkan pangkep?
5. Kapan Lembaga ini akan terus berada di garda terdepan dan berkata "TIDAK" pada
setiap kebijakan yang tidak pro Rakyat?
6. Siapa yang bisa menolong lembaga ini?

setidaknya apa yang tertera di atas adalah sebuah sugesti yang kemudian memuat sedikit harapan yakni harapan yang mampu mengarahkan IPPM Pangkep pada ranah pergerakan yang sebenarnya. Betapa tidak, keresahan mulai membludak di kepalaku akan eksistensi lembaga yang memberiku banyak ilmu. Banyaknya permasalahan-permasalahan yang timbul akhir-akhir ini pun ternyata tak pernah menjadi bahan diskursus bagi teman-teman yang kemudian setidaknya mampu membentuk ruang-ruang dialogis.

FASILITAS MENUNGJANG, IPPM KINI MINIM GERAKAN

Posted by aRAZAKy | Posted in

"MATI", sebenarnya kata itu tak pantas disematkan pada lembaga yang bernama Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa (IPPM) Pangkep, apatahlagi melihat sejarah yang pernah ada, lembaga ini selalu berada pada altar gerakan yang cukup baik. Namun, kata "MATI" bisa saja disematkan pada lembaga yang berbasis kedaerahan ini, betapa tidak, saya melihat pergerakan IPPM Pangkep akhir-akhir ini hampir tidak ada, apatahlagi gerakan yang mengarah kepada pekembangan kab. Pangkep.
Kemarin, tepatnya tanggal 29 Oktober 2009, saya diamanahkan oleh teman-teman dari IPPM Pangkep Koord. UNM untuk membawakan sebuah materi kajian yang berjudul "Gerakan IPPM Pangkep untuk memajukan pangkep". saya sempat mengeluarkan steitment bahwa gerakan IPPM Pangkep hari ini mengalami degradasi gerakan yang disebabkan oleh satunya karena fasilitas yang menunjang bukan itu saja, krisis kader juga mungkin menjadi kendala dalam melakukan gerakan.

sekarang terserah kalian, mau tetap tertidur atau :BANGKIT MELAWAN"

MENGHADAPI MASALAH

Posted by aRAZAKy | Posted in

Posted by safruddin in Artikel Motivasi.
trackback

Saya tahu bahwa tidak ada seorang pun di dunia ini yang akan menolak jika dia dilahirkan tanpa masalah dan selalu bahagia tanpa ada sedikit kesedihan. Tapi apakah itu mungkin ? Bahkan mereka, anda dan saya bahkan mau membayar berapa dollar pun kalo seandainya ada orang yang bisa membuat kita lahir di dunia ini dan hidup di dunia ini tanpa ada masalah dan kesedihan sama sekali. Bahagia selalu bahkan selalu ceria. Ini saya ada sedikit cerita inspirasi yang saya kutip dari sebuah buku yang selayaknya pantas untuk saya tuliskan disini. Buku ini judulnya adalah “Bila anda pikir bisa, Anda pasti bisa melaksanakan dan meraih apa yang anda inginkan”. Mari kita simak cuplikan cerita dari buku ini bersama-sama.

“Bung Norman,” kawan saya menyapa. “Tolong bebaskan saya dari masalah yang menindih hidupku ini, maka saya akan berikan anda seribu dollar uang kontan atas kebaikan jasa anda itu.”Tentu saja saya bukanlah seorang yang suka menampik permintaan semacam itu”. Maka saya pun merenungkan dan mempertimbangkan usul kawan saya itu dan muncul dengan satu pemecahan masalah yang lumayan juga. Sekurang-kurangnya cukup realistis sifatnya. Tetapi George nampaknya agak segan rupanya, sebab ia telah terlanjur menjanjikan 1000 dolar sebagai hadiah.

” Tidak apa george, ” norman berkata. “Saya tetap saja mau bantu kamu. Oleh sebab itu mari kita pecahkan bersama masalahnya. Kalau tidak salah anda ingin bebas dari segala masalah anda itu, bukan ? Sampai habis dan tuntas ?

“Ya Betul,” Jawab George. “Saya ingin lepas dari segala masalah yang saya hadapi dalam hidup ini. Saya sudah bosan dan kapok dalam menghadapi cobaan, ujian dan kemelut dalam hidup ini. Saya ingin bebas untuk selama-lamanya.”

”Baiklah George, saya sudah punya jawabannya”, kata norman. Akan tetapi saya sangsi apakah kau mau menerima jawaban saya atau tidak. Dengarkan ! Beberapa waktu lalu saya sedang melakukan tugas profesionalku, dimana saya harus berhadapan dengan pemimpin kelompok orang-orang yang yang lebih dari puluhan ribu jumlahnya. Dan tak seorang pun dari mereka memiliki masalah kehidupan.”

Wajah george langsung cerah, matanya berbinar-binar kegirangan karena keingin tahuannya.” Nah itulah tempat yang cocok bagi saya. Antarkanlah saya ke tempat itu teman”. Ujar si george girang.

“Baiklah,” jawab si norman.” Tetapi tempat yang saya maksud adalah perkuburan.”

” Dan memang itulah kenyataannya George. Bahwa di perkuburan itu tak ada seorang pun yang menghadapi masalah hidup. Bagi orang yang sudah menjadi penghuni di kuburan tidak akan pernah merasa cemas karena hidup yang penuh masalah itu telah berlalu bagi mereka. Mereka telah istirahat dari tugas dan pekerjaannya tiap hari. Mereka tidak peduli dengan apa yang kita baca dalam koran atau surat kabar atau bahkan apa yang kita lihat ditelevisi mereka sudah tidak peduli. Mereka tak punya masalah lagi dengan kehidupan, mereka beralih masalah pada hidup mereka di alam kubur. Karena memang mereka bukanlah orang hidup dan mereka adalah orang yang sudah mati.” Tegas Norman kepada George.

Dikutip dari Buku Bila Anda Fikir Bisa Anda Pasti Bisa Melaksanakan dan Anda Pasti Bisa Meraih yang Anda Inginkan

Dari cerita diatas sudah jelas sekali bagaimana bahwa secara logis bahwa kesulitan-kesulitan yang dihadapi oleh manusia itu adalah alamat dari kehidupan. Logikanya adalah bagi anda bahwa semakin banyak masalah yang anda hadapi dalam hidup ini maka semakin luas pulalah peluang anda untuk hidup yang terbuka bagi anda. Seseorang misalnya menghadapi 10 masalah yang pelik akan nampak lebih hidup dibandingkan dengan seorang yang bersikap apatis dan hanya memiliki 5 masalah.

kata bijak

Posted by aRAZAKy | Posted in

umpulan kata-kata bijak, karya Harun Yahya yang telah diterbitkan di berbagai media cetak di Turki dan di banyak negara di dunia.

Jauhilah dengki, karena dengki memakan amal kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar.
Nabi Muhammad SAW

Yang terbaik di antara kalian adalah mereka yang berakhlak paling mulia.
Nabi Muhammad SAW

Raihlah ilmu, dan untuk meraih ilmu belajarlah untuk tenang dan sabar.
Khalifah ‘Umar

Setiap orang di dunia ini adalah seorang tamu, dan uangnya adalah pinjaman. Tamu itu pastilah akan pergi, cepat atau lambat, dan pinjaman itu haruslah dikembalikan.
Ibnu Mas’ud

Ketahuilah bahwa sabar, jika dipandang dalam permasalahan seseorang adalah ibarat kepala dari suatu tubuh. Jika kepalanya hilang maka keseluruhan tubuh itu akan membusuk. Sama halnya, jika kesabaran hilang, maka seluruh permasalahan akan rusak.
Khalifah ‘Ali

Niat adalah ukuran dalam menilai benarnya suatu perbuatan, oleh karenanya, ketika niatnya benar, maka perbuatan itu benar, dan jika niatnya buruk, maka perbuatan itu buruk.
Imam An Nawawi

Aku mengamati semua sahabat, dan tidak menemukan sahabat yang lebih baik daripada menjaga lidah. Saya memikirkan tentang semua pakaian, tetapi tidak menemukan pakaian yang lebih baik daripada takwa. Aku merenungkan tentang segala jenis amal baik, namun tidak mendapatkan yang lebih baik daripada memberi nasihat baik. Aku mencari segala bentuk rezki, tapi tidak menemukan rezki yang lebih baik daripada sabar.
Khalifah ‘Umar

Pengetahuan tidaklah cukup; kita harus mengamalkannya. Niat tidaklah cukup; kita harus melakukannya.
Johann Wolfgang von Goethe

Pencegahan lebih baik daripada pengobatan.
Johann Wolfgang von Goethe

Kearifan ditemukan hanya dalam kebenaran.
Johann Wolfgang von Goethe

Ilmu pengetahuan tanpa agama adalah pincang.
Einstein

Perdamaian tidak dapat dijaga dengan kekuatan. Hal itu hanya dapat diraih dengan pengertian.
Einstein

Agama sejati adalah hidup yang sesungguhnya; hidup dengan seluruh jiwa seseorang, dengan seluruh kebaikan dan kebajikan seseorang.
Einstein

Dua hal yang membangkitkan ketakjuban saya – langit bertaburkan bintang di atas dan alam semesta yang penuh hikmah di dalamnya.
Einstein

Apa yang saya saksikan di Alam adalah sebuah tatanan agung yang tidak dapat kita pahami dengan sangat tidak menyeluruh, dan hal itu sudah semestinya menjadikan seseorang yang senantiasa berpikir dilingkupi perasaan “rendah hati.”
Einstein

Sungguh sedikit mereka yang melihat dengan mata mereka sendiri dan merasakan dengan hati mereka sendiri.
Einstein

Berusahalah untuk tidak menjadi manusia yang berhasil tapi berusahalah menjadi manusia yang berguna.
Einstein

Tidak semua yang dapat menghitung dapat dihitung, dan tidak semua yang dapat dihitung dapat menghitung.
Einstein

KETIKA MAWAR BERTAYAMMUM

Posted by aRAZAKy | Posted in

KETIKA MAWAR BERTAYAMMUM

Makassar 18 Maret 2008

Asdar Abe Kr. Temba'

Hari ini rupamu hadir dalam keindahan lain

Bercerita anggun pada awan

Bertasbih aura dari kelopak matamu

Merapuhkan kata untuk kugumamkan....


Rupamu terlalu indah

Tersulam dalam keindahan diksi

Karena kutau kau suci untuk itu


Kekagumanku belum usai

Seperti bulir-bulir embun yang menaruh keindahan pada mawar

Seperti mega yang memberi keindahan pada langit

Seperti mimpi indah yang lahir pada lelapmu


Kerapuhanku memaknai rupamu

Adalah sekte kata yang tak lagi bisa kulukiskan

Dengan Mimpi....


Hari ini, kemarin dan esok

Kuharap adalah keindahan yang tak pernah usang

Sebab kuingin rupamu menjadi aura bidadari surgawi.....


SABDA SETETES CINTA

Posted by aRAZAKy | Posted in

SABDA SETETES CINTA

(untukmu sosok yang mampu kukagumi dan mungkin tak bisa kumiliki)

Pangkep 8 April 2008

Asdar Abe Kr. Temba'


Ronaku sepi dalam kebisuan

Ketika lantunan gumammu berceloteh

Indah dalam keyakinan

Namun imajiku berteriak

Gugup dalam ketidak percayaan


Rasa yang kuagungkan

Melantunkan sabda-sabda cinta

Ketika goresan lemah dipelupuk matamu

Hingga lukisan purnama di mimpimu


Tapi....

Sosokmu hanya mampu kukagumi

Dan mungkin sulit mendampingi kerapuhanku


Cerita ini mungkin telah usai

Seketika usang bersama imaji

Sebab kutau

Sabda cintaku masih lemah....

puisi 2

Posted by aRAZAKy | Posted in

SABDA SETETES CINTA
(untukmu sosok yang mampu kukagumi dan mungkin tak bisa kumiliki)
Pangkep 8 April 2008
Asdar Abe Kr. Temba'
Ronaku sepi dalam kebisuan
Ketika lantunan gumammu berceloteh
Indah dalam keyakinan
Namun imajiku berteriak
Gugup dalam ketidak percayaan
Rasa yang kuagungkan
Melantunkan sabda-sabda cinta
Ketika goresan lemah dipelupuk matamu
Hingga lukisan purnama di mimpimu
Tapi....
Sosokmu hanya mampu kukagumi
Dan mungkin sulit mendampingi kerapuhanku
Cerita ini mungkin telah usai
Seketika usang bersama imaji
Sebab kutau
Sabda cintaku masih lemah....
PUNCAK IMAJI BERTASBIH
(Untukmu Yang Telah Menjadi Pelangiku)
Makassar 22 Juni 2008
Asdar Abe Kr. Temba'
Ketakjuban mega mengantar perihku
Tanya yang kemarin kudengunkan
Terjawab pahit gumam mawar
Lemah ragaku sebagi hamba
Lemah kutersungkur
Bahagia teragungkan
Ujung sepi sang ”rasa”
Apa lagi yang mesti kulafazkan?
Sementara duka telah menjadi kafan
Menutup setiap sendi rusukku
Tapi kutemukan makna
Dari helai ”rasa” yang mungkin takkan pernah kumiliki
Kukalungkan rangkaian tasbih
Doa pengantar hidupmu
Abadi bahagia sertamu
Syukran kau telah menjadi pelangi
Iringi separuh hidupku
Meski besar inginku menjadikanmu purnama dalam gelapku
Namun,..... mungkinkah???
Sudalah...........
KETIKA MAWAR BERTAYAMMUM
Makassar 18 Maret 2008
Asdar Abe Kr. Temba'
Hari ini rupamu hadir dalam keindahan lain
Bercerita anggun pada awan
Bertasbih aura dari kelopak matamu
Merapuhkan kata untuk kugumamkan....
Rupamu terlalu indah
Tersulam dalam keindahan diksi
Karena kutau kau suci untuk itu
Kekagumanku belum usai
Seperti bulir-bulir embun yang menaruh keindahan pada mawar
Seperti mega yang memberi keindahan pada langit
Seperti mimpi indah yang lahir pada lelapmu
Kerapuhanku memaknai rupamu
Adalah sekte kata yang tak lagi bisa kulukiskan
Dengan Mimpi....
Hari ini, kemarin dan esok
Kuharap adalah keindahan yang tak pernah usang
Sebab kuingin rupamu menjadi aura bidadari surgawi.....
KETIKA CINTA BERSABDA
Makassar 23 Januari 2008
Asdar Abe Kr. Temba'
Telah kukibarkan rasa pada tiap sudut indramu
Selama delapan belas purnama
Namun sukmaku tak pernah letih berlafal
Telah kudengunkan cinta
Selama delapan belas purnama
Namun lidahku tak pernah hambar tuk bergumam
Dan ketika semua kukira hampir usai
Cinta mulai bersabda
”Biarkan Sang Pencipta Cinta Menentukan Cinta”
”Ingin Kumencintaimu Karena Allah”
Kau menasbihkan kata itu
Hingga membuatku terhentak
Menyeruak sum-sum rasa ”ini”
Dan pun kumulai yakin
Biarkan cinta menyapdakan diri


Asdar Abe Kr. Temba, Mahasiswa jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Negeri Makassar, Aktif di IPPM Pangkep, perintis Sanggar Sabila (sanggar Seni Budaya insan Labakkang) di Kab. Pangkep, dan Sanggar Dupa di SMA 1 Herlang Kab. Bulukumba.
bisa di temui di ; abe_ilo@yahoo.co.id atau 085242001373
Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. br> Cepat sebelum diambil orang lain!